Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Fudlail bin ‘Iyadl

Fudlail bin ‘Iyadl (w. 87 H) tinggal di Marwa sebelum akhirnya pindah ke Makkah sampai akhir hayatnya, gurunya Imam Syafi’i sebelum bertemu Imam Malik, juga gurunya Sufyan bin ‘Uyainah, Ibnu Al-Mubarak, dlstnya.

Dulunya seorang pembegal/semacam perampok di Mafazah daerah antara Abiward dan Marwa. Kemudian bertaubat dan menjadi Ulama tersohor. Beberapa Ulama mencatat asbab-musabab taubatnya, bahwa ia mempunyai kekasih seorang perempuan, akan tetapi ketika memanjat dinding pembatas untuk menemui kekasihnya, terdengar suara seseorang membacakan:

ألم يأن للذين آمنوا أن تخشع قلوبهم لذكر الله وما نزل من الحق .. الأيه (الحديد: 16)

“Bukankah telah datang saatnya orang-orang beriman mengkhusyu’kan hatinya untuk /mengingat Allah/berdzikir..” QS Al-Hadid: 16. Ia mengatakan “iya.. ya Allah, sekaranglah waktunya.” Kemudian ia bertaubat.

Ibnu Al-Mubarak pernah mengatakan “dibumi (sekarang ini) tidak ada yang lebih utama melebihi Al-Fudlail bin ‘Iyadl.”

Ibrahim bin Syammas pernah mengatakan “aku mengetahui orang yang paling faqih, yang paling wira’i, dan yang paling bagus hafalannya. Orang yang paling bagus hafalannya adalah Ibnu  Al-Mubarak, yang paling wira’i adalah Fudlail bin ‘Iyadl, dan yang paling  faqih adalah Waqi’ bin Jarah.”


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia